
Jakarta, 26 Juni 2026 — Trio indie-folk asal Jakarta, Rangkai, kembali merilis single terbaru berjudul “yah, ibu ingin bertemu” pada Jumat, 26 Juni 2026. Setelah sebelumnya mengajak pendengar merefleksikan kehilangan melalui Menuai Terurai, kali ini Rangkai melanjutkan percakapan tersebut melalui sebuah lagu tentang kerinduan yang tetap tinggal, bahkan ketika seseorang telah lama tiada.
Berangkat dari pengalaman yang sangat personal, lagu ini bercerita dari sudut pandang seorang anak yang menyaksikan ibunya hidup berdampingan dengan rindu kepada sang ayah. Namun sebagaimana karya-karya Rangkai sebelumnya, cerita tersebut sengaja dibingkai secara lebih universal agar dapat menjadi ruang bagi siapa pun untuk memaknai kehilangan dan kerinduan menurut pengalaman masing-masing. Entah kepada pasangan, orang tua, saudara, sahabat, maupun seseorang yang kini hanya dapat dijumpai melalui doa, kenangan, atau mimpi.
“Aku rasa tidak ada yang benar-benar selesai dari sebuah kehilangan. Yang berubah hanya cara kita hidup bersama rindu. Lagu ini mencoba menemani ruang itu,” ujar Bimo, vokalis Rangkai.
Melalui lirik yang sederhana dan intim, “yah, ibu ingin bertemu” tidak berusaha menjawab bagaimana seseorang harus menghadapi kehilangan. Lagu ini hanya ingin menemani mereka yang sedang belajar hidup berdampingan dengan rindu, sekaligus mengingatkan bahwa ada pertemuan-pertemuan yang mungkin hanya dapat berlangsung di dalam doa dan alam mimpi.
Momentum perilisan lagu ini dipilih bertepatan dengan bulan Muharram, yang bagi Rangkai menjadi ruang untuk menata doa, mengenang mereka yang telah mendahului, sekaligus memulai langkah baru dengan penuh harapan. Lagu ini dirilis pada 26 Juni 2026, yang bertepatan dengan 11 Muharram.
Single ini juga menjadi karya kolaborasi terakhir Rangkai bersama Gusti Irwan Wibowo sebagai pengaransemen. Kepergian Gusti pada Juni 2025 menjadikan lagu ini bukan hanya sebuah rilisan baru, melainkan juga penghormatan atas persahabatan, kepercayaan, dan perjalanan berkesenian yang pernah dibangun bersama.
Melalui sentuhan aransemennya, Gusti menghadirkan warna yang terasa berbeda dibanding karya-karya Rangkai sebelumnya. Tanpa meninggalkan karakter folk akustik yang menjadi identitas Rangkai, ia memperluas lanskap bunyi lagu ini menjadi lebih hangat, sinematik, dan kontemplatif. Permainan piano yang mengalun sepanjang lagu menjadi salah satu elemen yang paling menonjol, seolah menemani perjalanan emosi dari setiap bait hingga penghujung lagu.
Nuansa tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam artwork karya Khalid Albakazy. Melalui ilustrasi sajadah, tangan yang menengadah, dan perjalanan menuju alam mimpi, visual single ini menghadirkan ruang tafsir tentang doa, harapan, dan kerinduan yang tak pernah benar-benar usai. Sebuah interpretasi visual yang berjalan seiring dengan ruh lagu, tanpa mengunci maknanya pada satu kisah tertentu.
Dengan karakter musikal yang lebih kaya namun tetap intim, “yah, ibu ingin bertemu” menjadi langkah baru dalam perjalanan artistik Rangkai. Sebuah lagu yang lahir dari pengalaman personal, tetapi dipersembahkan untuk siapa pun yang pernah menyimpan rindu kepada seseorang yang telah lebih dulu pergi. Sebab pada akhirnya, setiap orang memiliki seseorang yang ingin ditemuinya kembali, meski hanya melalui doa, kenangan, ataupun mimpi.
Lagu “yah, ibu ingin bertemu” ditulis oleh Bimo Nawandana, Mirza Elba, dan Rai Ikhwan, dan kini telah tersedia di seluruh platform musik digital di bawah naungan Setengah Lima Records.
CREDIT, SOSMED, DAN NARAHUBUNG
Musik : Bimo Nawandana, Mirza Elba, Rai Ikhwan
Lirik : Bimo Nawandana, Mirza Elba, Rai Ikhwan
Vokal : Bimo Nawandana
Gitar Klasik : Mirza Elba
Kontrabas : Rai Ikhwan
Aransemen : Gusti Irwan Wibowo
Produser : Mirza Elba, Rai Ikhwan, Bimo Nawandana
Artwork : Khalid Albakazy
RANGKAI
Instagram : @rangkaimusique
Twitter/X : @rangkaimusique
TikTok : @rangkaimusique
Bimo – 0812 8763 947
Satria Ramadhan (SRM Bands) – +62 818-496-654
📧 [email protected]

